https://oaj.scipro-foundation.co.id/index.php/IJMS/issue/feed Indonesia Journal of Midwifery Sciences 2026-01-30T00:00:00+00:00 Open Journal Systems <p><strong>Indonesia Journal of Midwifery Sciences (IJMS)</strong> yang diterbitkan oleh SCIPRO Foundation merupakan jurnal ilmiah yang bertujuan menyebarluaskan berbagai karya ilmiah yang dapat menjadi <em>evidence based practice</em> dalam bidang kesehatan dan kebidanan, khususnya kesehatan ibu dan anak.</p> <p>Indonesia Journal of Midwifery Sciences (IJMS) terbit empat kali dalam setahun yaitu edisi Januari, April, Juli, dan Oktober. IJMS pertama kali diterbitkan pada Juli tahun 2021. IJMS didukung oleh para ahli baik sebagai reviewer maupun dewan redaksi.</p> https://oaj.scipro-foundation.co.id/index.php/IJMS/article/view/264 Hubungan Motivasi Belajar dengan Tingkat Kecemasan Mahasiswa Kebidanan dalam Menghadapi OSCE (Objective Structured Clinical Examination) 2026-01-26T03:06:18+00:00 Rizaldy Fathur Rachman fathurrizal106@gmail.com Kunnati Kunnati kunnati@poltekesbph.ac.id Listyaningsih Listyaningsih Listyaningsih@poltekesbph.ac.id <p><strong>Latar Belakang:</strong> Ujian Objective Structured Clinical Examination (OSCE) merupakan metode evaluasi penting di bidang kesehatan, termasuk di Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Politeknik Bhakti Pertiwi Husada Namun, ujian ini sering menjadi sumber kecemasan bagi mahasiswa yang mempengaruhi performa akademik. <br /><strong>Tujuan:</strong> Menganalisis hubungan antara motivasi belajar dan tingkat kecemasan mahasiswa dalam menghadapi ujian OSCE.<br /><strong>Metode:</strong> Penelitian kuantitatif ini menggunakan cross-sectional dengan populasi 122 mahasiswa yang mempersiapkan ujian OSCE periode III tahun 2025. Data diperoleh melalui kuesioner <em>Motivated Strategies for Learning Questionnaire</em> (MSLQ) dan <em>Depression Anxiety Stress Scale </em>(DASS 42), kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. <br /><strong>Hasil:</strong> menunjukkan seluruh responden berjenis kelamin perempuan (100%) dengan rentang usia 20–23 tahun. Analisis bivariat mengungkapkan hubungan signifikan antara motivasi belajar dan tingkat kecemasan (p-value &lt; 0,05). Sebanyak 80,77% mahasiswa dengan motivasi belajar rendah mengalami kecemasan berat, sedangkan 71,43% mahasiswa dengan motivasi belajar tinggi hanya mengalami kecemasan ringan. Analisis menunjukkan hubungan signifikan antara motivasi belajar dan kecemasan (p &lt; 0,05).<br /><strong>Kesimpulan:</strong> motivasi belajar yang tinggi memiliki asosiasi dengan tingkat kecemasan mahasiswa.</p> 2026-01-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Rizaldy Fathur Rachman, Kunnati, Listyaningsih